BALIHO BACABUP BUNGO TERKUAT BANYAK DIRUSAK

116
Bagikan Berita ini

RI : “Cara Menyikapi Perbedaan Menunjukkan Kematangan Emosional Seseorang”

BUNGO_ Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, tensi politik di Kabupaten Bungo mulai memanas.

Persaingan tampak mulai tidak sehat. Hal itu dilihat dari perilaku pengrusakan Baliho yang massif terjadi terakhir belakangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Salah satunya Baliho Bakal Calon Bupati Bungo paling potensial meraup suara terbanyak, yakni H. Riduwan Ibrahim, S.IP., MBA (RI).

Menanggapi hal ini, RI sangat menyayangkan. Karena menurutnya dapat memicu konflik dan perpecahan ditengah masyarakat.

“Saya mengajak semua pihak untuk santun dan beretika dalam berpolitik. Agar daerah kita tetap aman, damai dan kondusif,” ajak Sarjana Ilmu Politik jebolan Universitas Nasional Jakarta tersebut.

RI juga mengingatkan agar tim dan para pendukungnya dapat mengendalikan diri. Situasi politik saat ini menurutnya, memungkinkan pihak ketiga melakukan provokasi dan mengadu domba.

Menurut RI, perbedaan adalah hal lumrah. Termasuk dalam pandangan politik, perbedaan adalah makna dari Demokrasi.

“Sikap baik dan benar saat menanggapi perbedaan pandangan menunjukkan tingkat kematangan emosional seseorang,” tutur lulusan Pasca Sarjana (S2) bidang Bisnis di Distance Learning Institute (Global).

Oleh karenanya kata pria yang dikenal agamis, santun dan low profil tersebut, perlu melatih sikap yang baik dan benar dalam menghadapi perbedaan. Selain itu, perlunya pendidikan politik yang baik untuk mengedukasi masyarakat. Agar, menyambut pesta demokrasi dengan rasa suka cita.

“Masing-masing orang punya opini dan pandangan politik. Tidak bisa netral, karena tiap orang pasti punya pilihan. Sikap saat mengamini pilihan itulah yang menunjukkan wujud kedewasaan dan kematangan emosinal seseorang,” terangnya dengan bijaksana.

Menyikapi beda pandangan politik dengan baik dan benar serta bijaksana salah satunya adalah dengan cara memperlakukan orang lain bagaimana Anda ingin diperlakukan.

Sikap-sikap nice, kind, dan friendly menandakan kualitas kecerdasan emosi pada diri seseorang. Kecerdasan emosional memungkinkan seseorang tetap tenang dan tidak terbawa arus untuk memperlakukan orang lain dengan buruk akibat adanya perbedaan.

“Dalam berbagai kesempatan tetaplah berusaha selalu bersikap baik,” tambah pengusaha sukses ini.

Sikap saling menghormati menjadi kunci untuk dapat menerima perbedaan. Menghargai perspektif satu sama lain.

“Pendapat berbeda menunjukkan eksistensi seseorang. Itu tidak berarti harus setuju dengan semua yang mereka katakan, tetapi menerima pendapat mereka sebagai sesuatu yang valid,” imbau sahabat alm. Ustadz Arifin Ilham tersebut.

RI yang merupakan salah satu putera terbaik Kabupaten Bungo menyebut, melatih sikap yang benar dalam menghadapi perbedaan bisa dimulai sejak dini dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Misal dengan memberi contoh dan melakukan praktik toleransi.

“Agar siap menerima perbedaan, perlunya menyelisik perbedaan yang ada. Dengan demikian, bisa memiliki sudut pandang dan pemahaman serta mampu menerima perbedaan dengan bijaksana,” pungkas adik kandung pengusaha sukses Sulaiman Ibrahim

( BN- R.001/DN )

More
Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda