DIMINTA KEJATI USUT LPJU BUNGO

67
Bagikan Berita ini

Bungo news.co.id – Bungo ,

kasus Dugaan Mark – Up dan tidak Sesuai speck  Lampu Penerangan Jalan Umum ( LPJU ) yang menggunakan anggaran dana Desa dan Dana Gerakan Dusun Membangun  tahun 2018 – 2019 di kabupaten Bungo yang sebelum nya sejumlah rekanan , instansi terkait dan kepala Desa di panggil oleh penyidik kejaksaan negeri Muara Bungo ,hingga saat ini belum ada kejelasan , bahkan di yakini tidak akan berlanjut, kendatipun demikian hingga saat ini belum ada surat penghentian penyidikan perkara ( SP3)

Di konfirmasi persoalan ini , Galuh Bastoro Aji.SH.MH . kasi Pidsus Kejaksaan negeri Muara Bungo  membenar kan bahwa pihak nya sudah memanggil sejumlah rekanan ,distributor ,instansi terkait dan kepala desa ” Kita sudah minta keterangan dari pihak terkait , rekanan dan toko penyedia sudah memberikan keterangan ” Tutur Galuh mengakui nya

Lebih lanjut Galuh menegaskan ” Untuk kasus LPJU di kabupaten Bungo tidak sama dengan kasus LPJU di kabupaten Tebo  , di kabupaten Tebo dugaan nya intervensi dari oknum yang mengarahkan ke salah satu perusahaan , sedangkan di kabupaten Bungo para kades bebas memilih rekanan distributor sebagai mitra pengadaan LPJU ” Tegas nya

Bila ada kerugian akibat selisih harga ini ranah nya inspektorat untuk mengaudit nya , ” Kilah nya

Fakta di lapangan di sejumlah desa menganggarkan biaya pengadaan LPJU sebesar Rp. 7 juta sampai Rp.11 juta per unit.
Menariknya Lampu yang di gunakan diduga menggunakan lampu Taman  yang pencahayaan nya redup. Tidak hanya speck tiang yang di gunakan besi tipis yang di modis oleh bengkel las lokal dalam kabupaten Bungo

Sumber menyebutkan ” Kebanyakan LPJU yang di gunakan lampu yang di jual di buka lapak dengan harga Rp.700 ribu hingga Rp. 3 jutaan , selain itu tiang yang di gunakan pun besi nya tipis , karena itu tidak sedikit LPJU yang tidak hidup lagi dan hidup nya nyala serta sudah ada tiang nya yang sudah condong dan roboh ” Tutur sumber

Distributor LPJU solar Panel Jakarta di konfirmasi , menanggapi gambar yang di krim Bungo news mengatakan ” Ini lampu taman pak , cahayanya redup , harga nya pun paling banter Rp.3 jutaan . ” tutur salah satu distributor sembari mengirim speck LPJU yang umum di gunakan .

Di dusun Talang Sungai Bungo kecamatan Rantau Pandan , di temukan LPJU yang di duga menggunakan lampu taman ” Kalau malam hidup nya redup pak , ” Tutur pina warga setempat.

Di tanggapi oleh sejumlah sumber , didusun kami juga menggunakan lpju sama dengan lpju di dusun Talang Sungai Bungo pak , Tutur warga dusun Senamat Pelepat dan warga dusun Tanah periuk .

Diminta kepada Kejati Jambi untuk mengusut dugaan pengadaan LPJU tidak sesuai speck dan Mark – up di kabupaten Bungo .( tim )

More
Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda