Kabag SDA Setda Bungo ngaku BDMU Serahkan Jaringan Listrik BAS ke PLN

66
Bagikan Berita ini

Bungo news.co.id – Bungo , Hiruk pikuk persoalan pemutusan Kontrak Mitra PT.Bungo Dani Mandiri Utama ( BDMU) dengan PT.Bungo Alam Semesta ( BAS) yang seyogyanya kontrak berkakhir 2022  yang bermuara pada pemutusan jaringan listrik empat desa di kecamatan Pelepat yakni desa Gapura Suci , Cilodang,Mulya Bakti dan desa Mulya Jaya  yang terindikasi adanya dugaan Pungli SLO sebesar Rp. 250 000 / pelanggan  untuk daya 1.300 VA yang semestinya standar Rp. 95.000/ pelanggan / kWh  masih hangat di perbincangkan bahkan beredar Khabar bahwa PT. BAS akan melakukan gugatan perdata .

Tidak kurang dari dua minggu empat desa di kecamatan Pelepat tersebut gelap gulita sudah kembali terang benderang setelah di sambung kembali jaringan listrik PLN yang di lounching perdana oleh Bupati Bungo (11/11 ) yang lalu .

Menurut pengakuan manager PLN Up3 Bungo, Ridwan Adam di konfirmasi via telpon mengatakan  bahwa pemutusan aliran listrik di empat desa di kecamatan Pelapat beberapa waktu yang lalu berdasarkan permintaan masyarakat dan surat dari PT.Bungo Dani Mandiri Utama ( perusahaan milik Daerah ) dan kembali di sambung kan atas dasar  rekomendasi dari Bupati Bungo ,” Awal nya sambungan arus listrik di putuskan karena permintaan masyarakat dan surat dari PT.BDMU dan kini sudah kembali nya setelah ada nya surat rekomendasi dari pemerintah daerah ” Tutur nya via telpon .

Di tanya , bukan kah Aset berupa jaringan listrik tersebut adalah milik PT.BAS yang sudah di kembalikan oleh PT.BDMU ke PT.BAS sebagaimana surat pernyataan yang di tanda tangani diatas oleh direktur Utama BDMU ? Ridwan Adam membenarkan nya , ” Ya , benar ada surat dari BDMU yang di tujukan kepada PLN terkait permohonan pemutusan jaringan listrik di empat desa tersebut namun setelah ada persetujuan Pemda pihak PLN pun kembali menyambung jaringan tersebut ” Tutur nya sembari buru-buru nutup

Sementara itu Kabag SDA Setda Bungo ,Bahman di konfirmasi persoalan tersebut mengakui bahwa  listrik empat desa di kecamatan Pelepat kembali di hidup kan berdasarkan surat persetujuan pinjam pakai jaringan dari PT.BDMU ” Sekarang sudah di hidup kan  oleh PLN karena sudah ada surat pinjam pakai aset dari PT.BDMU / BUMD itu lah dasar nya di hidupkan kembali termasuk administrasi tunggakan pelanggan yang selama ini di persoalkan. ” tutur Bahman

Di jelas kan berdasarkan surat pernyataan Dirut BDMU  yang di tujukan ke PLN bahwa PT.BDMU sudah mengembalikan jaringan tersebut ke mitra BUMD yakni PT.BAS , Bahman pun menceritakan awal kronologis di bangun nya jaringan listrik dan kronologis pemutusan kontrak dengan Pt. BAS serta  pemutusan jaringan listrik 4 Desa , Menurut nya PT.BAS adalah mitra nya BDMU / BUMD sedangkan kontrak kerjasama kelistrikan dengan PT.PLN adalah PT.BDMU / BUMD bukan PT. BAS ” Tutur Bahman sembari mengakui bahwa di putus kan nya kontrak kerjasama dan pemutusan jaringan listrik adalah permintaan dan desakan dari masyarakat .

Sementara dirut .PT.BAS  ,Sugito di konfirmasi mengaku sedang dalam perjalanan ke luar kota ” Saya sedang di luar kota pak , nanti setelah saya di Bungo  saya akan jelaskan semua nya ” Tutur Sugito alias Aguan

Tunggu dan simak  penelusuran , investigasi selanjutnya secara detail di edisi berikut nya . ( Tim )

More
Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda