Proyek SMK di Bungo banyak tidak Sesuai Gambar Bestek , Ini alasan klasik nya

142
Bagikan Berita ini

Bungo news.co.id – Bungo , Sejumlah bangunan  ruang kelas Baru dan laboratorium di SMK dalam kabupaten Bungo di duga banyak tidak sesuai dengan gambar bestek , di SMK 9 Bungo misalya tiang beton menggunakan besi 8  Mm hanya 4 batang dengan jarak cincin yang diduga tidak sesuai gambar , begitu juga hal di SMK negeri 8 Bungo tidak menggunakan tiang beton sebagaimana petunjuk gambar melainkan tiang yang di cor langsung ke dinding bangunan .

Menariknya ketika persoalan ini di konfirmasi pihak sekolah melemparkan persoalan kepada Turiman staf TU di SMK negeri 10 Bungo , ” Kata pak Turiman tidak  masalah pak walaupun tidak sesuai gambar ” Tutur salah seorang  anggota Tim swakelola di SMK negeri 8 Bungo sembari menyebutkan kepala sekolah sedang keluar .

Ditanya apakah Turiman itu konsultan  atau sebagai apa beliau di Sekolah ini ? ” saya tidak tahu pak informasi nya pak Turiman itu lah yang menekel semuanya , mulai dari tukang hingga persoalan teknis nya ” Ujar sumber mengaku tidak di libatkan dalam kegiatan swakelola meskipun namanya tercantum sebagai anggota tim .

Sementara itu Turiman di konfirmasi membenarkan ,” Setelah saya berkoordinasi dengan konsultan tidak masalah pak, meskipun dalam gambarnya harus dengan tiang beton tapi di kerjakan tiang cor yang di tempel kan ke dinding bangunan ” Tutur nya via telpon ( 19/11)

Lebih lanjut Turiman menjelaskan , Persoalan ini sudah saya koordinasikan dengan pihak konsultan pak , konsultan yang bilang tidak masalah karena bangunan sekolah tidak jauh bedah dengan bangun rumah pribadi terkecuali bangunan ruko , asalkan tidak mengurangi speck nya , itu semua teknis kerja nya saja pak ” Tutur Turiman meniru ucapan konsultan .

Di tanya apakah ia Sebagai tim swakelolah di sekolah tersebut dan apa kafasitas nya sehingga ia terlibat langsung dalam pelaksanaan swakelolah ? Turiman mengaku bukan sebagai team swakelolah dan bukan juga tim teknis ” Saya hanya membantu mencari tukang nya saja , semua tukang di beberapa sekolah saya yang masukkan pak ” Ujar nya berdalih sembari menyebutkan ada empat unit bangunan SMK di Bungo yang ia kendalikan tukang nya

Pengakuan Turiman ini membuktikan bahwa tukang pekerja bangunan swakelola yang semestinya menggunakan tukang wilayah setempat dan melibat kan komite sekolah ternyata kebanyakan dari luar daerah , hal ini juga di perkuat dari pengakuan sejumlah tukang di sejumlah sekolah  yang mengaku dari Rimbo bujang kabupaten Tebo .

Konsultan yang di ketahui bernama Zul di konfirmasi via telpon (19/11) mengaku sedang dalam perjalanan ” Saya di Kerinci bang , nanti saja hubungi saya ” tuturnya via seluler

Kembali di konfirmasi hari ini Rabu ( 20/11) via Wa  ” Apa alasan teknis nya tidak menggunakan tiang beton dan membolehkan cor langsung ke dinding bangunan ? Zul konsultan swakelola SMK tidak memberikan jawaban .

Diminta kepada dinas instansi terkait untuk mengecek dan menindak proyek swakelola yang tidak sesuai gambar di kabupaten Bungo .

( BN- War .R.001)

More
Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda