Syafaruddin ” Tidak Ada Toleransi Bagi rekanan yang terlambat ngerjakan proyek “

54
Bagikan Berita ini

Bungo news.co.id – Bungo , Bagi rekanan kontraktor yang terlambat mengerjakan proyek tidak akan ada toleransi , pencairan keuangan di sesuaikan dengan progres kemajuan fisik di lapangan , demikian di tutur kan oleh dr.H. Syafarudin Matondang  kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo kepada Bungo News ( 3/12)

Lebih lanjut Syafarudin Matondang mengatakan ” kita ikuti aturan sesuai dengan kontrak saja , bila terlambat akan di kenakan sanksi keterlambatan dan tidak akan di bayarkan melebihi dari progres fisik di lapangan ” Imbuhnya

Menurut Syafaruddin tahun 2019 ini ada beberapa proyek fisik yang instansi nya baik di danai APBN ( DAK ) maupun APBD dengan nilai anggaran keseluruhan mencapai Rp. 5 miliar rupiah .
Di tanya pogres fisik proyek di instansi nya jelang akhir tahun 2019 ini ,Syafarudin Matondang mengatakan  ” Untuk pekerjaan fisik proyek yang di danai APBD  hampir selesai tinggal lagi kegiatan yang di danai APBN DAK yang saat ini dalam proses pelaksanaan , untuk kemajuan fisik keseluruhan di lapangan sudah mencapai 70 persen hingga 80 persen ” Tutur nya mengakui

Di akhir perbincangan nya dengan Bungo News , Syafaruddin mengakui bahwa ada salah satu pekerjaan proyek di Instansi yang di yakini tidak akan selesai tepat waktu dan akan di kenakan sanksi keterlambatan ” Benar , ada salah satu proyek  yang bakal terlambat dan akan di kenakan sanksi keterlambatan , ” Tutup nya sembari menyebutkan lokasi proyek yang di maksud nya .

Sementara itu , Samsuri PPK Dinkes Bungo di konfirmasi selalu tidak ada di tempat kerja , di hubungi ponsel nya untuk di konfirmasi tidak aktif ” Tadi bapak ada sekarang kami tidak tahu pak Samsuri entah kemana ” Tutur beberapa orang staf Bidang Yankes Dinkes Bungo

( BN- War.R.001)

More
Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda