Terbakar , Asrama Santri Ponpes Tahfidzul Qur’an jadi Abu , warga usir Damkar

104
Bagikan Berita ini

Bungo news.co.id – Bungo .
Ratusan santri /ty Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an dusun Rantau Duku kecamatan Rantau Pandan ,kabupaten Bungo , terancam tidak bisa lagi mondok , pasal nya hari ini Minggu ( 29/12) sekira pukul 17,00 wib  ponpes ini hangus  terbakar di lalap si jago merah.

Diduga penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik ” Kami menduga api berasal dari konsleting listrik , karena kondisi asrama saat itu sedang kosong , ” Ujar sumber .

Menarik nya warga terpaksa mengusir pihak damkar dari TKP karena warga kecewa kedatangan tim damkar  di anggap percuma karena api sudah meludes 5 unit asrama santri/ty dan  kediaman pimpinan pondok” Di saat kejadian kami langsung menghubungi damkar Rantau pandan , sayang nya damkar tiba di lokasi 1 jam kemudian ,padahal  jarak dari Rantau Duku ke rantau pandan paling lama hanya 15 menit , karena itu lah warga mengusir damkar ” Tutur Zuhdi ketua komite Sekolah kepada Bungo news di lokasi kebakaran

Lebih lanjut di katakan nya ” Tidak ada korban jiwa namun tidak satu pun dari barang milik santri , kitab dan barang milik ustad  yang bisa di selamatkan ” tutur Zuhdi kebingungan karena awal Januari 2020 santri sudah mulai mondok

Sementara itu Syeh Kholik Rio ( kepala Desa Red ) di Lokasi Kebakaran mengatakan bahwa di saat kejadian ia sedang tidak berada di dusun namun setelah mendapat informasi pihak nya langsung memerintahkan agar segera menghubungi pemadam kebakaran ” Saya tiba dilokasi api nya sudah membesar dan sudah meludes semua asrama santri ” Tutur Rio dusun Rantau Duku

Menurut nya kekecewaan warga yang spontanitas mengusir tim damkar karena damkar datang nya terlambat , ” Untuk apa lagi damkar semua nya sudah hangus jadi abu ” ujarnya

Di tanya solusi apa yang akan di lakukan menghadapi kegiatan belajar mengajar yang di mulai 2 Januari 2020 , sedangkan asrama sudah hangus terbakar , Syeh Kholik mengatakan ” Untuk santri dan santriwati yang berada di lingkup rantau duku dan dusun terdekat di perbolehkan berulang dari rumah nya masing – masing , sedangkan untuk yang dari luar daerah akan segera di musyawarah kan ” Tuturnya .

Di akhir perbincangan nya dengan Bungo news , Syeh Kholik menghimbau dan berharap ” Kami sangat mengharapkan bantuan dari para darmawan untuk memberikan bantuan khusus nya di dusun Rantau duku dan dusun tetangga dan umum pada dermawan di kabupaten Bungo , ” tutup nya

Hingga saat ini belum di ketahui  total kerugian yang di alami akibat peristiwa kebakaran tersebut  ( BN- R.001)

More
Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda