Woow …. Setahun kasus dugaan penggelapan dana GDM Tanjung Agung mengendap

67
Bagikan Berita ini
Oknum bendahara kebal Hukum ?

Bungo news. Co.id – Kasus dugaan penggelapan dana. Gerakan dusun membangun ( GDM )  Dusun Tanjung Agung Kecamatan Muko – Muko Bathin VII kabupaten Bungo – Jambi , sejak setahun yang lalu hingga saat ini tidak ada Khabar kelanjutan nya padahal sudah di periksa oleh Inspektorat darah dan sudah di laporkan ke pihak kepolisian oleh pemerintahan dusun .

Di ketahui Dana GDM tahun 2018 yang. Lalu di gelapkan oleh Bendahara dusun ” A” sebanyak kurang lebih 83 juta

Penggelapan dana GDM berawal dari pencarian tahap pertama senilai Rp. 125 juta , yang akan di gunakan untuk kegiatan pembelian mesin pencacah sampah dan roda 3 namun di gelap kan oleh oknum bendahara . Akibat perbuatan nya menggelapkan dana GDM  Bendahara desa di laporkan ke polisi dan di pecat dari jabatan nya selaku bendahara desa.

Di laporkan nya oknum bendahara desa ini di akui oleh Pjs Rio dusun Tanjung agung , M.Yazid yang di benarkan oleh Pahrizal Sekdus ” Ya dana GDM tahun 2018 sebanyak Rp.83 juta di gelapkan oleh bendahara ,kasus tersebut sudah di laporkan ke inspektorat dan ke pihak kepolisian ” tutur Yazid kepada Bungo News ( 2/11)

Bukti  hasil pemeriksaan inspektorat dan laporan kepolisian tersebut di jadikan alasan untuk pencairan dana GDM tahun 2019 ” Karena ada laporan ke polisi tersebut maka nya dana GDM tahun 2019 di cairkan ” Tutur Yazid yang di benarkan oleh Pahrizal

Sementara Pahrizal mengakui ” Dana GDM tahun 2018 di cairkan sebesar Rp.125  juta di bawak kabur oleh bendahara Sebanyak Rp. 83 juta , sedang kan Rp. 41 juta di belanjakan untuk kegiatan GDM “tutur Pahrizal

Menanggapi dana GDM yang di bawa kabur oleh oknum Bendahara desa ,banyak pihak menilai bahwa instansi terkait tidak tegas dan aparat hukum membiarkan nya ” Mungkin Bendahara nya kebal hukum, buktinya hingga saat ini tidak ada tindak lanjut nya ” Tutur sumber

Terungkap bahwa dana GDM dusun Tanjung agung tahun 2018 sebesar Rp. 250.000,- di cairkan Rp. 125. Juta , sisa nya Rp .125 . Juta belum di ketahui rimba nya apakah dana tersebut di jadikan silpa yang masuk ke kas desa atau ke Apbd Kabupaten ,belum di ketahui informasi nya .

Akibat lemah nya pengawasan dan tidak tegas nya instansi terkait serta tidak di tindak lanjuti kasus penggelapan dana GDM dusun Tanjung Agung tersebut mengakibatkan negara di rugikan puluhan juta rupiah.

( BN- R..001)

Bagikan Berita ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda
Mohon masukkan nama anda